Siapa yang tidak kenal dengan penyanyi dari lagu “Someone like you”, sosok dari Adele Laurie Blue Adkins sangat populer di dunia permusikan internasional sesudah lagu yang ia bawakan tersebut menjadi booming. Memiliki suara alto yang tebal, berat dan khasnya, maka tidak heran jika Adele sukses mencuri perhatian dunia. 

Perjalanan karir yang sudah dimulainya sejak usia 19 tahun itu berhasil mengantarkannya ke berbagai penghargaan. Tidak hanya mahir menyanyikan lagu saja, ternyata Adele juga sangat handal dalam menulis lagu dan talentanya tersebut sudah diakui sejak tahun 2006 lalu. 

Selama perjalanan karirnya tersebut, penyanyi asal Inggris ini sudah berhasil meraih berbagai penghargaan. Diantaranya yaitu Global Success, British Single of the Year, British Album of the Year, dan British Female Solo Artist.

Hal yang menariknya lagi, album yang berjudul 25 sukses melampaui angka penjualan sangat besar di negara asalnya. Berdasarkan Official Charts Company, album 25 tersebut sangat cepat meledak di pasaran dengan 800.307 kopi terjual ludes hanya dalam waktu satu minggu sesudah rilis.

Ini dia Kisah Pribadi musisi Yang Menginspirasi Penciptaan Lagu

Patah Hati Membuatnya Semakin Sukses 

“Terkadang, bahkan sekotak penuh kegelapan juga merupakan hadiah”. Untuk sebagian musisi kreatif, hal tersebut benar adanya. Terdapat hikmah di balik seluruh hal buruk yang terjadi di kehidupan yang mereka alami. Pastinya patah hati menjadikan mereka terinspirasi untuk bisa meluapkan seluruh emosi yang ada didalam dirinya pada sebuah karya. 

Ternyata Adele menjadi salah satu musisi yang melakukan hal tersebut, ia pernah merasakan patah hati yang sangat hebat dan harus merasakan kesedihan yang mendalam. Akhirnya Adele menuangkan kisah yang ia alaminya tersebut ke dalam lagu yang berjudul Someone Like You yang ada di album berjudul 21 milik Adele. 

Karena patah hatinya tersebut, Adele sukses menjadi seorang penyanyi internasional dan sukses menyabet penghargaan dari Grammy Awards untuk kategori Penampilan Solo Pop 2012 terbaik. Masih di tahun 2012 juga, ternyata Adele kembali meraih penghargaan Musik NRJ untuk kategori International Song of The Year. 

Perjalanannya di tahun 2011 dan 2012, single Set Fire to the Rain, Rolling in the Deep, dan Someone Like You dari album bertajuk 21 tersebut sukses melampaui penjualan secara digital sampai 3 juta kopi di negara asalnya. Menjadi lagu-lagu yang sangat laris, membuat penjualannya hingga ke angka tertinggi yaitu 26 juta di dunia. Dengan sengaja album tersebut diberi judul 21 sebab Adele merekam karya tersebut saat dirinya berusia 21 tahun. 

Percaya Diri 

Menerima dan mengasihi diri adalah sebuah modal kesehatan jiwa untuk seluruh orang, Tanpa bisa menerima diri dengan baik, maka tidak bisa membentuk self esteem sehat di dalam diri sendiri. Isu tersebut sangat melekat pada Adele yang memiliki tubuh besar. Walaupun dirinya cukup berbeda dan seperti “tidak memenuhi” standar dalam kecantikan, tetapi ia selalu tampil dengan percaya diri. 

Terlebih lagi, wanita berparas cantik tersebut secara sengaja tidak melakukan diet ketat demi untuk bisa diterima dalam dunia entertainment. Sebab menurutnya, jiwa dan tubuh yang sehat jauh sangat penting dibandingkan dengan penampilan yang harus selalu sempurna. 

Selalu berpikir positif, menjadikannya nyaman menjadi dirinya sendiri baik didepan publik maupun di atas panggung. Terbukti, Adele sanggup tampil menarik dan cantik dengan kualitas yang luar biasa yang dimilikinya. Itulah mengapa nama Adele semakin diperhitungkan dan direspek menjadi salah satu penyanyi wanita solo yang sangat fenomenal di dunia. 

Merasa Depresi dan Ingin Mengakhiri Hidup 

Walaupun sekarang telah mencapai kesuksesan dengan banyak penggemar di sekelilingnya, tetapi tidak berarti hidup dari penyanyi solo ini selalu berjalan tanpa hambatan. Ia juga pernah merasakan masa-masa sulit yang sangat mengkhawatirkan. Adele yang sudah menjadi seorang ibu dihadapkan dengan sindrom baby blues yang menurutnya sangat menyiksa. 

Sindrom tersebut menjadikannya terpaksa menjauhi anaknya yaitu Angelo. Pada waktu itu, ia juga harus terus bergula dengan seluruh jadwal manggung di ajang musik internasional. Dengan tantangan tersebut membuatnya menyesal dan sedih, tetapi Adele tetap terus bertahan dalam menekuni karirnya.  

Bukan hanya itu saja, masih banyak orang yang tidak tahu bila depresi yang diderita oleh Adele ternyata sangat signifikan. Karena gangguan tersebut, Adele pernah mencoba ingin mengakhiri hidupnya. Dari dua dekade lalu, penyanyi solois ini kerap kali dihantui dengan bayang-bayang bunuh diri. 

Hal tersebut dialami Adele sesudah kepergian dari Kakeknya untuk selama-lamanya. Hasilnya, keadaan tersebut membuat pelantun lagu Easy on me ini harus mengikuti berbagai sesi terapi kejiwaan. 

Nah, itu tadi kisah pribadi dari Adele yang menginspirasinya untuk membuat berbagai lagu-lagu yang luar biasa. Sesudah membaca ulasan di atas, semoga kita bisa tetap menjalani hidup dengan semangat walaupun ujian hidup sedang berlalu lalang.